![]() |
Musim Semi Penyair "Warna Perempuan"
|
Tahun ini, Kementrian Kebudayaan Prancis memberi tema "WARNA PEREMPUAN" pada acara musim semi penyair dari tanggah 8 sampai dengan 21 Maret. Tanggal 8 Maret juga merupakan hari Perempuan Se-Dunia.
Untuk merayakan peristiwa tersebut, film-film yang tokoh utamanya wanita akan diputar di Auditorium CCF Bandung, GRATIS !
![]() |
« La Reine Margot » Jumat 12 Maret pkl 14.00 Sutradara Patrice Chereau |
Agustus 1572 : Marguerite de Valois, saudara perempuan raja Charles IX, cantik, muda, beragama katolik. Untuk memperkuat Prancis, Catherine de Médicis, ibunya, menikahkannya secara paksa dengan seorang protestan Henri de Navarre, calon raja Henri IV.
Tetapi pembantaian Santo-Barthélemy terjadi…. Ratu Margot, yang dikorbankan demi kepentingan negara menjalin hubungan dengan seorang protestan lain, bangsawan Môle.
![]() |
« Samia » Jumat 12 Maret pkl 18.00 Sutradara Philippe Faucon |
Samia, putri dari pasangan imigran Aljazair, berusia 15 tahun. Ia hidup di daerah pinggiran Kota Marseille. Sebagaimana layaknya para remaja, ia mendambakan kemandirian. Namun bagi kedua orang tuanya, tempatnya, seperti juga saudara-saudara perempuannya, adalah rumah untuk melayani para laki-laki di keluarga. Abangnya yang sulung, Yacine, menginginkan agar Samia menghormati tradisi keluarga dan agama.
![]() |
« Ma Femme est une actrice » Sabtu 13 Maret pkl 14.00 Sutradara Yvan Attal |
Yvan, seorang wartawan olah raga dan istrinya Charlotte, seorang artis. Ketika seorang temannya memberitahu Yvan bahwa hidup dengan seorang artis sama dengan membagi kehidupan istrinya yang diciumi oleh pria-pria lain dan yang tubuhnya ditelanjangi penonton dengan pandangan mata. Dia mulai ragu.
Charlotte jatuh dalam pesona John, lawan mainnya sewaktu pentas bersama di London, sementara suaminya mengikuti kursus akting di Paris dan di sana dia bertemu dengan seorang artis muda yang sesuai dengan idamannya.
![]() |
« Nikita » Sabtu 13 Maret pkl 17.00 Suradara Luc Besson |
9 nominasi Cesar 1991. Aktris terbaik.
Nikita seorang junkie. Selama huru-hara di sebuah apotek, ia menyaksikan pembantaian kejam oleh polisi terhadap teman-temannya. Tercenung, kehilangan akal sehat, ia membunuh seorang polisi. Hukuman seumur hidup karena pembunuhan, ia akan memperoleh kesempatan untuk menebus kesalahan dengan menandatangani perjanjian berdarah dan tak kenal ampun dengan Pemerintah : identitas baru, kebebasan relatif bila ia menjadi pembunuh bayaran pemerintah.